Buku album merupakan salah satu jenis photobook
yang sudah mulai ditinggalkan karena sejumlah kekurangan yang dimiliki.
Bahkan metode yang dipakai untuk mencetak pada sebuah buku album adalah
metode kuno yang dipakai sejak tahun 1928 oleh Albert Renger-Patzsch
yang merilis sebuah album foto
De Welt ist Schon. Metode yang digunakan yaitu pengambilan gambar yang
menggunakan sebuah film negatif yang peka cahaya. Kemudian film negatif
tersebut dicuci dan dicetak di sebuah percetakan foto hingga kemudian
dimasukkan satu persatu ke dalam sebuah buku album. Karena kerumitan dan
mahalnya pembuatan buku album, banyak orang yang mulai beralih ke
pembuatan digital photobook.
Perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan perkembangan yang cepat pula dari kamera amatir dan kamera proffesional.
Perkembangan kamera yang saat ini populer dengan nama digital kamera
juga meningkatkan pembelian kamera seiring harga digital kamera yang
cenderung menurun. Namun banyak dari mereka yang hanya menyimpan
foto-foto koleksi mereka di flashdisk, harddisk atau memori penyimpanan
yang lain. Mereka tidak tahu bahwa memori penyimpanan tersebut suatu
saat bisa hilang atau rusak padahal koleksi foto-foto tersebut tidak
ternilai harganya bagi mereka. Dari sinilah tim Myphotobook ingin membantu kamu mengabadikan foto-foto kamu ke dalam sebuah digital Photobook. Digital Photobook bukan berarti photobook yang tersimpan dalam sebuah komputer namun sebuah photobook yang dicetak menggunakan mesin digital khusus photobook.
Range warna yang dihasilkan adalah RGB dan bukan CMYK seperti
mesin-mesin cetak digital lainnya. Dan hasilnya pun jauh berbeda dari
pembuatan buku album kuno.
Berikut tabel perbedan Buku Album kuno dengan Digital Photobook
copaz from http://www.myphotobook.co.id/blog
casino, poker, casino and more! - CasinoRatOdds
BalasHapusCasinoRatOdds 토토 사이트 중계 presents itself as a 오피주소 casino that provides the player with the opportunity to play 벳인포해외배당흐름 real 슬롯사이트 money betting casino games and other types of casino games.