Kamis, 25 Oktober 2012

Myphotobook Goes to UDINUS CAMPUS

Kali ini tim Myphotobook melanjutkan roadshow ke berbagai tempat. Tempat yang didatangi adalah kampus Udinus yang terletak di Jalan Imam Bonjol Semarang. Kampus Udinus benar-benar berbeda dari sebelumnya. Kampus ini tidak sebesar seperti terakhir kali penulis datang kesini. Mungkin karena semakin populer dan banyak peminat untuk menjadi mahasiswa disini, maka Udinus berbenah diri dengan mengembangkan sarana dan prasarana belajar mengajar. Udinus memang salah satu universitas terkemuka di Semarang bahkan di Jawa Tengah. Banyak gebrakan program-program yang dibuat oleh Udinus seperti Joint Program dengan UNDIP, Twinning Program dengan ITB, Joint Program dengan Universitas Indonesia dan lain-lain. Hal ini tentu menambah wawasan dan skill dari para mahasiswa.
Tim Myphotobook datang ke ruang seminar 15 menit sebelum acara dimulai. Disitu sudah banyak para mahasiswa yang duduk menanti dengan antusias. Acara pun dimulai dengan pembukaan dari perwakilan pengurus di Udinus. Lalu tim Myphotobook mulai membuka acara dengan pengenalan tentang apa itu Photobook dan pengenalan tentang software gratis untuk mendesain photobook secara mudah (Xpress Software). Setelah pembahasan selesai, banyak mahasiswa yang bertanya tentang penggunaan sotware Xpress. Bahkan ada juga dari para mahasiswa yang juga berprofesi sebagai fotografer lepas yang tertarik dengan kemudahan software Xpress. Sekitar pukul 4 sore, tim Myphotobook berpamitan kepada teman-teman mahasiswa karena acara sudah selesai. Tak lupa kami membagikan DVD Xpress gratis kepada mahasiswa yang hadir. Semoga bermanfaat ya :)

Senin, 01 Oktober 2012

Myphotobook Goes to SMKN 1 Kendal

Perjalanan menyenangkan ke Kendal pun akhirnya tiba. Pukul 07.30 WIB tim Myphotobook sudah mempersiapkan peralatan untuk kunjungan kami menuju sekolah. Dan kali ini kunjungan perdana "Myphotobook Goes to School" adalah di SMK Negeri 1 Kendal Semarang. Perjalanan hampir 2 jam dan beberapa kali terjadi kemacetan jalan tak menyurutkan semangat tim Myphotobook untuk bersua dengan siswa SMK Negeri 1 Kendal.
Sebagai Intermezo, SMKN 1 Kendal adalah sebuah SMK yang membuka beberapa jurusan diantaranya adalah Multimedia, Akutansi, Busana Butik dan jurusan yang baru-baru ini dibuka adalaha Broadcast TV. Sudah banyak prestasi yang diraih oleh siswa-siswa SMKN1 Kendal antara lain Juara 1 Film Dokumenter FLS2N tingkat Nasional th. 2009Juara 1 LKS Desain Grafis Tingkat Kabupaten th. 2011 dan yang paling anyar adalah Juara 3 Lomba Pertolongan Pertama, Henry Dunant Competition IV, KSR Politeknik Negeri Semarang, 9-11 Maret 2012 (sumber : http://www.smkn1kendal.sch.id)
Setiba di sekolah, kami mendapat sambutan hangat dari Pak Hermawan, guru animasi SMKN 1 Kendal.Setelah berbincang-bincang sejenak, kamipun segera masuk ke Lab. Komputer yang cukup nyaman dan dilengkapi dengan sarana yang memadai. Didalamnya puluhan siswa sudah menunggu kami dengan cukup antusias. Antusiasme dari para siswa membuat kami tambah bersemangat untuk memberikan informasi tentang perkembangan digital foto album. Kami awali presentasi dengan perkenalan dan pengetahuan umum tentang serba serbi digital foto. Acara berlanjut dengan instalasi program Xpress dan penggunaannya. Program Xpress adalah program Free dari myphotobook yang berguna untuk melakukan desain photobook mulai dari pemilihan foto, editing foto, penambahan clipart, background, layout, text dan lain - lain. Para siswa yang memang jago desain ini cukup terkejut dengan kemudahan penggunaan software ini dibandingkan dengan software komersil di pasaran. Ya tentu saja karena memang software ini dibuat dengan semudah dan secepat mungkin untuk mendesain photobook namun tetap menghasilkan produk yang berkualitas.
Akhirnya, presentasi tersebut kami tutup dengan mengenalkan web myphotobook dan facebook fanpage myphotobook kepada para siswa jika ingin mendapatkan informasi tentang photobook yang lebih detail. Sebagai kenang-kenangan, tim myphotobook juga memberikan cetak photobook FREE alias gratis kepada siswa dan para guru. Kondisi lelah dan capek dari tim myphotobook seakan sirna setelah melihat keriangan dan kegembiraan dari siswa SMKN 1 Kendal saat itu. Well, sampai jumpa lagi para siswa dan tetep semangat yaa .. !! :)

Senin, 24 September 2012

Membuat Desain Photobook kurang dari 5 Menit ?

Mendesain photobook kurang dari 5 menit ? Bisa banget ... Dengan software Xpress FREE DOWNLOAD dari Myphotobook, kamu dapat mendesain photobook tanpa perlu susah-susah membuatnya di software komersial seperti Adobe Photoshop. Tinggal Click and Drag, pilih gambar / foto dan jadilah sebuah photobook. Pengin bukti ? Kamu bisa lihat video tutorial dibawah ini :



 Mau software Xpress langsung aja DOWNLOAD

Senin, 17 September 2012

TIPS MEMILIH KERTAS CETAK FOTO

Banyak sekali variasi dari kertas yang tersedia untuk printer yang biasa kita gunakan. Saking banyaknya, sering kita merasa kebingungan saat memilih kertas yang tepat untuk melakukan pencetakan foto, poster, photobook, kartu nama dan lain-lain ketika kita datang ke tempat digital printing. Pada dasarnya terdapat tiga jenis kertas yang biasa digunakan untuk melakukan pencetakan gambar yaitu Matte, semi-gloss dan glossy paper.

MATTE

Kertas Matte sangat bagus digunakan untuk menampilkan foto seperti panorama yang ditampilkan secara "telajang". "Telanjang" dalam hal ini berarti tidak dilapisi oleh plastik / laminasi dimana refleksi cahaya dapat menjadi masalah. Salah satu masalah dengan kertas Matte yaitu kertas Matte memilik rentang kurang dinamis ( contrast) dan gammut lebih kecil dari kertas Luster/semi-gloss atau glossy. Masalah yang lain yaitu resolusi yang kurang dari kertas Matte. Hal ini disebabkan karena kertas Matte cenderung "menyerap" tinta sehingga tetesan tinta sedikit menyebar. Namun pada intinya, kertas Matte berperan penting jika digunakan secara tepat yaitu ketika ketajaman warna dan resolusi yang tinggi tidak terlalu diperhitungkan dan lebih menekankan kepada berkurangnya / hilangnya silau karena refleksi cahaya.

GLOSSY

Kertas Glossy umumnya memberikan jangkauan warna yang lebar dan resolusi yang tinggi. Namun masalah yang rentan dalam kertas glossy adalah silau dari cahaya yang memantul dan hal ini dapat menjadi masalah dalam kondisi pencahayaan tertentu. Kadang-kadang media kertas ini dapat menimbulkan bekas sidik jari saat dipegang. Sebaiknya cetaklah foto diatas kertas glossy yang digunakan sebagai pajangan dan jarang untuk disentuh. Pada kasus tertentu, pemilihan tinta yang kurang tepat dapat menyebabkan kertas glossy menempel pada kaca / plastik tempat foto dipajang. Dan tentunya kertas jenis ini juga kurang cocok untuk digunakan sebagai photobook

LUSTER / SEMI-GLOSSY

Kertas Luster/Semi-Glossy menawarkan kombinasi yang baik antara silau, kekayaaan warna dan daya tahan. Kedekatan jangkauan warna dengan kertas Glossy akan menghasilkan sebuah poster / photobook dengan warna yang beragam sesuai dengan kemampuan printer yang dimiliki dan pada saat yang sama mengurangi silau akan cahaya dan noda-noda / noise. Karena kelebihan ini, kertas Luster / Semi-Glossy menjadi primadona bagi para fotografer dan orang-orang yang suka dengan dunia fotografi untuk menjadikannya media yang cocok untuk membuat sebuah poster atau photobook/buku album. Kertas jenis ini memiliki tekstur dove, sehingga gambar terlihat lebih soft. Kelebihan lain dari kertas Luster/Matte adalah tidak mudah pudar dan sangat awet disimpan untuk jangka waktu yang sangat lama, bahkan hingga puluhan tahun. Juga sangat cocok untuk foto kenangan yang disimpan lama. Itulah mengapa myphotobook juga menjadikannya media kertas Luster untuk pembuatan photobook.

Selasa, 04 September 2012

APA ITU PHOTOBOOK

Photobook atau Photo book adalah sebuah buku yang berisi rangkaian foto – foto yang saling berkaitan satu sama lain. Kaitan antara foto – foto tersebut bisa mempunyai satu atau beberapa tema. Tema – tema yang biasa dipakai untuk membuat sebuah photobook bermacam-macam seperti tema Wedding, Wisuda, Baby Born, Birthday, Pre-Wedding, Iklan komersial bahkan acara kematian seseorang pun bisa dijadikan sebuah photobook.


Buku album merupakan salah satu jenis photobook  yang sudah mulai ditinggalkan karena sejumlah kekurangan yang dimiliki. Bahkan metode yang dipakai untuk mencetak pada sebuah buku album adalah metode kuno yang dipakai sejak tahun 1928 oleh Albert Renger-Patzsch yang merilis sebuah album foto De Welt ist Schon. Metode yang digunakan yaitu pengambilan gambar yang menggunakan sebuah film negatif yang peka cahaya. Kemudian film negatif tersebut dicuci dan dicetak di sebuah percetakan foto hingga kemudian dimasukkan satu persatu ke dalam sebuah buku album. Karena kerumitan dan mahalnya pembuatan buku album, banyak orang yang mulai beralih ke pembuatan digital photobook.
Perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan perkembangan yang cepat pula dari kamera amatir dan kamera proffesional. Perkembangan kamera yang saat ini populer dengan nama digital kamera juga meningkatkan pembelian kamera seiring harga digital kamera yang cenderung menurun. Namun banyak dari mereka yang hanya menyimpan foto-foto koleksi mereka di flashdisk, harddisk atau memori penyimpanan yang lain. Mereka tidak tahu bahwa memori penyimpanan tersebut suatu saat bisa hilang atau rusak padahal koleksi foto-foto tersebut tidak ternilai harganya bagi mereka. Dari sinilah tim Myphotobook ingin membantu kamu mengabadikan foto-foto kamu ke dalam sebuah digital Photobook. Digital Photobook bukan berarti photobook yang tersimpan dalam sebuah komputer namun sebuah photobook yang dicetak menggunakan mesin digital khusus photobook. Range warna yang dihasilkan adalah RGB dan bukan CMYK seperti mesin-mesin cetak digital lainnya. Dan hasilnya pun jauh berbeda dari pembuatan buku album kuno.
Berikut tabel perbedan Buku Album kuno dengan Digital Photobook
Kategori
Buku Album Kuno
Digital Photobook (Myphotobook)
Kualitas KertasMenggunakan Kertas Photo PaperMenggunakan kertas Luster 170/250 gr khusus diimpor dari Italia
Keawetan TintaMenggunakan tinta cair yang mudah tergoresMenggunakan tinta khusus photobook yang merekat kuat dan tidak mudah tergores
Kekayaan WarnaCMYKRGB yang lebih kaya warna
Binding BukuBiasanya hanya di straples / di lem biasaMenggunakan lem khusus pembuatan buku yang awet dan tidak mudah rusak
Layout BukuFoto berbentuk persegi panjang dan diselipkan atau direkatkan dengan plastik.Foto dapat dilayout sesuai keinginan, dapat dikasih background, teks, clipart, border dan lain2 secara mudah menggunakan software Xpress

copaz from http://www.myphotobook.co.id/blog